Seberkas Bulan April
Seberkas Bulan April (oleh : Nida Sopiah Zulfa) Hari dan malam yang pergi tiada ganjil tiada mati sebab cinta menjadi ahli pelepas lara dan perih Sempat perahu hatiku lunglai tenggelam akibat badai menyayat hingga cerai berai Kini aku dapat LUPA sejak bulan April kian menggelora berjajar dengan setia mengubah si ratu makan hingga berpuasa Aduhai kerongkong tak kering cintaku sudah menjadi tameng ia goda aku untuk bebas dalam kasih yang mengeras Ah.. Dia tercatat sebagai pedoman hati sebab..hariku bak taman asri Sebelum cinta berbuat usil akan aku catat seberkas bulan April bukti bahwa cintaku sempat berhasil (Rancah, 27 April 2018)